Review Windows 10 : Ayo Move On

Review Windows 10 : Ayo Move On

Sebelum mengakhiri tahun 2015 ini saya akan memberikan sedikit review tentang windows 10 yang sudah saya pakai beberapa bulan terakhir ini. Windows 10 yang saya pakai adalah versi windows 10 home karena update dari windows 8.1 home.
Windows 10 bisa didapat dengan cara update dari windows update ataupun dengan cara install iso. Pertemuan saya dengan windows 10 ini bermula saat saya melakukan surfing di sub-forum pada sebuah website forum terkenal. Dan, waktu ini ingin mencari informasi tentang modifikasi windows 8 tidak sengaja saya menemukan thread official windows 10, beruntunglah saya.
Baiklah langsung saja review saya tentang Windows 10 (home).

Booting

Pertama dalam segi booting atau dari saat dia mulai kecepatannya luar biasa tidak perlu nunggu loading seperti windows 7 ataupun windows 8, saat selesai logo pembuka (logo brand laptop) kita langsung disuguhkan dengan lockscreen windows 10 (saya pakai lock). Kecepatannya saya acungkan jempol kaki sama tangan, mengagumkan.

Start Menu

Kedua, saat kita sudah memasuki halaman utama (setelah lock) kita dijumpai dengan tampilan fresh ala-ala modern saat ini. Yang mana saat kita memakai windows 8 kita tidak menemukan button start menu seperti windows 7. Tetapi di Windows 10 button start menu dimunculkan lagi tetapi dipoles dengan gaya metro windows 8.
Tapi, saya sering menemukan bugs yang mana start menu sangat lambat dibuka entah itu karena spek laptop saya yang memori Ram cuma 2Gb atau memang berat, bahkan lebih berat lagi jika “Cortana” diaktifkan. Laptop saya sering bunyi menandakan memori ram penuh (mungkin).

Cortana

Ketiga, membahas tentang asisten yang satu ini cukup sulit karena saya tidak menemukan keistimewaan sepeti microsoft unggul-unggulkan. Dan, pada point 2 sudah saya jelaskan bahwa laptop saya sering bunyi saat cortana ini diaktifkan.
Saat menggunakan cortana (dulu) saat mencoba memberikan perintah seperti “open explore”, dan hasilnya 40% berhasil. Entah karena speak bahasa inggris saya yang kurang atau memang cortana masih seperti “bayi” yang masih perlu banyak menyimpan suara didatabase cortana. entahlah.

Notification

Keempat, pada segi notifikasi. Notifikasi pada windows 10 ini seperti halnya status barnya Os Android, ya meskipun tidak bisa menghilangkan notifikasi dengan cuma “menggeser” tetapi bisa menggunakan tombol clear all di notifkasi tersebut.
Tapi, notifikasi windows 10 ini saya rasa seperti angin lalu saja, saya tidak mengerti maksud dari notification tersebut. Sepertinya microsoft harus belajar banyak dengan android karena meski orang awam sekalipun hanya dengan 1-2 hari sudah mengerti notificationnya tapi windows 10 ? ya, saya rasa tidak. Dan juga, notificationnya sering tidak muncul saat saya mencoba melihatnya seperti halnya start menu saat ada “cortana”.

Tampilan Layar

Kelima, kenapa saya membahas ini soal segi tampilan ini terakhir, karena saya rasa tampilan dari segi explore sama seperti windows 8 tapi icon-iconnya saja seperti berbeda (sedikit). Tidak terlalu istimewa sih, tapi cukup oke.

Lain-lain

Lain-lainnya sama saja seperti windows sebelumnya tidak ada berbedanya, tapi meski seperti itu tetap saja saya lebih memilih windows 10 daripada windows sebelemnya.

Itulah sedikit review tentang windows 10 ala pemula belajar, meskipun versi home saja windows 10 tetap perfect dari windows 8 ataupun windows 7. Jadi, kawan tak perlu lagi ragu-ragu untuk upgrade ke windows 10. Kawan bisa meupgrade dengan windows update atapun file iso yang didownload dari website resmi microsoft untuk menghargai usaha mereka. Salam dan Terima Kasih.

Recent Tags:

Review Windows 10 : Ayo Move On | Andi Mariadi | 4.5

Leave a Reply